● ... • ... •
f wa ig X yt

Dua Pekerja meninggal Tertimbun Saat Gali Pondasi Rumah di Pemalang, Tamrin dan Ahmad Munir Jadi Korban


Pemalang, Allnet-work – 6 Oktober 2026, Kemarin Geger datang dari Dusun Klesem, Desa Tlagasana, Kecamatan Watukumpul, Kabupaten Pemalang, warga kaget dengan kejadian dua pekerja yang meninggal dunia setelah tertimbun tanah saat mengerjakan galian pondasi rumah, Selasa (6/10/2026).

Kedua korban yaitu Tamrin (39) dan Ahmad Munir (43). Keduanya merupakan warga setempat.

Tim Allnet-work melakukan verifikasi langsung terkait kejadian tersebut dengan mendatangi wilayah lokasi dan meminta keterangan dari warga sekitar. Informasi yang diperoleh di lapangan membenarkan adanya dua warga yang meninggal setelah tertimbun tanah di lokasi pekerjaan pondasi.

MT (38) warga sekitar menyebutkan Peristiwa itu terjadi ketika pekerjaan penggalian pondasi rumah Ali mas'ud (31) sedang berlangsung. Aktivitas penggalian dilakukan di bagian tanah yang cukup dalam sehingga kondisi tebing galian jadi perhatian.

Saat pekerjaan berjalan, tanah pada bagian tebing tiba-tiba longsor. Tanah kemudian menimbun pekerja yang berada di dalam galian.

Warga sempat berdatangan untuk membantu proses pertolongan dan evakuasi. Kondisi lokasi yang berada di area galian yang agak sulit membuat proses evakuasi harus dilakukan dengan hati-hati.

Tamrin dan Ahmad Munir Tidak Berhasil Diselamatkan

Setelah dilakukan pencarian dan evakuasi, dua pekerja yang tertimbun ditemukan dalam kondisi sudah meninggal dunia. Kedua korban kemudian dievakuasi dari lokasi dan diserahkan kepada pihak keluarga untuk proses pemakaman. Warga sekitar turut membantu proses penanganan kejadian tersebut bersama petugas yang datang ke lokasi.

Lokasi Berada di Dusun Klesem

Lokasi Kejadian di RT 04/RW 02, Dusun Klesem, Desa Tlagasana, Kecamatan Watukumpul, Kabupaten Pemalang.

Lokasi tersebut merupakan area pekerjaan pembangunan rumah. Penggalian pondasi telah dilakukan sebelum kejadian dan pekerjaan kembali dilanjutkan pada Selasa pagi.

Informasi dari warga yang ditemui Allnet-work di sekitar lokasi juga membenarkan bahwa kedua korban merupakan warga yang dikenal oleh masyarakat setempat.

Petugas Lakukan Penanganan di Lokasi

Setelah kejadian dilaporkan, unsur terkait bersama warga melakukan penanganan dan proses evakuasi korban. Petugas juga melakukan pemeriksaan di lokasi untuk mengetahui kondisi serta kronologi kejadian.

Proses evakuasi tidak bisa dilakukan sembarangan karena material tanah masih berada di sekitar area galian. Keselamatan orang yang membantu proses evakuasi juga harus diperhatikan agar tidak terjadi kejadian susulan.

Warga Diingatkan Soal Risiko Galian

Kejadian ini kembali menunjukkan bahwa pekerjaan penggalian tanah memiliki risiko yang tidak bisa dianggap enteng. Tanah yang terlihat biasa saja bisa berubah menjadi bahaya ketika tebing galian bergerak atau mengalami longsor.

Apalagi jika galian dibuat cukup dalam, kondisi tanah dan kestabilan bagian tebing perlu benar-benar diperhatikan sebelum pekerjaan dilanjutkan.

Dalam kejadian di Tlagasana ini, dua warga kehilangan nyawa saat sedang bekerja. Semoga kejadian tersebut menjadi perhatian bersama agar keselamatan pekerja tidak hanya dipikirkan setelah masalah terjadi.

Berita ini disusun berdasarkan hasil verifikasi lapangan yang dilakukan Tim Allnet-work serta keterangan warga di sekitar lokasi kejadian.

Allnet-work berupaya menyajikan informasi berdasarkan fakta yang ditemukan di lapangan dan tidak menambahkan dugaan yang belum memiliki dasar.

Nama korban:

  • Tamrin (39)
  • Ahmad Munir (43)

Lokasi: Dusun Klesem, Desa Tlagasana, Kecamatan Watukumpul, Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah.

Waktu kejadian: Selasa, 6 Oktober 2026.

Allnet-work akan memperbarui berita apabila terdapat informasi resmi atau perkembangan baru terkait kejadian tersebut.

Pantura

Show More

Trending Topik Pekalongan

Show More