PEKALONGAN - 19 Oktober 2026, Pengendara yang hendak melintas dari pertigaan Watussalam Kabupaten Pekalongan menuju Gapuro Warungasem, Kabupaten Batang, perlu mencari jalur alternatif. Akses jalan tersebut hingga saat ini dilaporkan masih ditutup total akibat pekerjaan perbaikan jalan ini berupa pengecoran beton.
Berdasarkan pantauan Tim Allnet-work di lapangan, penutupan diberlakukan mulai dari pertigaan Watussalam menuju arah Gapuro Warungasem. Sementara itu, dari arah Gapuro Warungasem menuju Watussalam, akses kendaraan juga ditutup total setelah jembatan Gapuro Warungasem, Batang.
Penutupan dilakukan untuk mendukung proses pengerjaan jalan yang sedang berlangsung. Kendaraan belum dapat melintasi ruas yang ditutup sehingga masyarakat diimbau mengantisipasi perjalanan dan memilih jalur lain.
Sejumlah titik jalan turut terdampak
Selain ruas Watussalam–Warungasem, penutupan jalan sebelumnya juga diberlakukan di sejumlah titik lain di wilayah sekitar.
Di antaranya, akses dari pertigaan Sean menuju Simbang Kulon, termasuk arus dari arah Simbang Kulon menuju pertigaan Sean. Jalur dari Watussalam menuju Bligo juga dilaporkan ditutup di kawasan persawahan.
Dengan adanya penutupan di beberapa titik tersebut, pengendara perlu memperhatikan kondisi lalu lintas sebelum berangkat, khususnya warga yang setiap hari melintasi jalur penghubung antardesa untuk bekerja, bersekolah, maupun menjalankan aktivitas ekonomi.
Perbaikan jalan dilakukan dengan pengecoran beton
Perbaikan Jalan Watussalam menjadi bagian dari penanganan infrastruktur jalan di Kabupaten Pekalongan. Pemberitaan Dinas terkait pada Juli 2026 menyebutkan bahwa peningkatan ruas Jalan Watussalam direncanakan mencakup pelebaran badan jalan dan penanganan ruas menuju Warungasem.
Sementara itu, mulai pada 7 September 2026 pekerjaan jalan Watussalam bertahap dilakukan menggunakan konstruksi beton. Dalam pemberitaan tersebut, pihak Dinas PU-Taru Kabupaten Pekalongan telah menjelaskan sebelumnya bahwa beton membutuhkan waktu untuk mencapai kondisi siap dilalui sebelum pekerjaan dilanjutkan ke bagian berikutnya.
Kondisi tersebut menjadi alasan penting bagi pengguna jalan untuk tidak menerobos pembatas atau penutupan proyek, terutama ketika pengecoran masih berlangsung atau beton belum siap digunakan.
Pengendara diminta mengutamakan keselamatan
Tim Allnet-work mengimbau masyarakat agar mematuhi rambu dan pembatas jalan di lokasi pekerjaan. Pengendara sebaiknya mencari jalur alternatif sebelum tiba di titik penutupan, mengurangi kecepatan di sekitar area proyek, serta mengikuti arahan petugas apabila tersedia.
Masyarakat juga diharapkan memastikan informasi kondisi jalan terbaru sebelum melakukan perjalanan karena pengaturan lalu lintas dapat berubah mengikuti tahapan pengerjaan.
Hingga laporan ini disusun, akses pada titik-titik yang disebutkan masih dilaporkan ditutup. Belum ada kepastian waktu pembukaan kembali yang dapat dikonfirmasi dalam laporan ini.
Tim Allnet-work -Informasi lapangan untuk masyarakat Pekalongan dan sekitarnya.

Posting Komentar