Kecelakaan maut melibatkan bus pariwisata dan mobil pikap terjadi di Jalan Raya Desa Selomukti Mlandingan Situbondo, mengakibatkan dua orang meninggal dunia.
SITUBONDO - Kecelakaan lalu lintas maut terjadi di jalur pantura Situbondo, tepatnya di Jalan Raya Desa Selomukti, Kecamatan Mlandingan, Kabupaten Situbondo, Jawa Timur, pada Sabtu dini hari (31/10/2026). Peristiwa tragis ini melibatkan satu unit bus pariwisata dan sebuah kendaraan mobil pikap.
Akibat insiden tabrakan tersebut, dua orang dilaporkan meninggal dunia di tempat kejadian. Korban jiwa terdiri dari pengemudi mobil pikap serta seorang pejalan kaki yang berada di sekitar lokasi kejadian.
Kronologi Tabrakan Maut di Mlandingan
Berdasarkan informasi yang dihimpun Tim Alnet, insiden bermula ketika bus pariwisata melaju kencang di jalur tersebut pada Sabtu dini hari. Diduga kehilangan kendali, bus tersebut terlibat tabrakan keras dengan mobil pikap yang melintas di arah berlawanan.
Benturan yang sangat kuat membuat kendaraan pikap mengalami kerusakan parah pada bagian depan. Tak hanya itu, laju bus pariwisata yang tak terkendali bahkan menerobos keluar badan jalan hingga terperosok ke area persawahan warga di sisi jalan.
- Lokasi Kejadian: Jalan Raya Desa Selomukti, Kec. Mlandingan, Kab. Situbondo.
- Waktu Kejadian: Sabtu dini hari, 31 Oktober 2026.
- Kendaraan Terlibat: Bus Pariwisata dan Mobil Pikap.
- Korban Jiwa: 2 orang meninggal dunia (Pengemudi pikap & seorang pejalan kaki).
- Kondisi Akhir Bus: Terperosok masuk ke area persawahan warga.
Dua Orang Dilaporkan Meninggal Dunia
Benturan keras dalam insiden dini hari tersebut merenggut nyawa dua orang korban. Berdasarkan data awal, korban tewas meliputi pengemudi mobil pikap yang mengalami ringsek parah serta seorang pejalan kaki yang diduga tertimpa atau tertabrak saat kendaraan kehilangan kendali.
Petugas kepolisian dari Satlantas Polres Situbondo bersama warga sekitar yang mendapati laporan langsung mendatangi lokasi guna melakukan evakuasi terhadap para korban serta mengatur arus lalu lintas di jalur pantura agar tidak mengalami kemacetan panjang.
Penanganan dan Evakuasi Kendaraan
Aparat kepolisian saat ini masih melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) serta meminta keterangan dari sejumlah saksi mata guna memastikan penyebab pasti kecelakaan maut tersebut.
Proses evakuasi bodi bus pariwisata yang masuk ke area persawahan serta mobil pikap yang ringsek membutuhkan bantuan mobil derek mengingat kondisi kerusakan kendaraan yang cukup berat.
Jurnalis: Puskom Redaktur: Tim Alnet

Posting Komentar