● ... • ... •
f wa X

Gunung Anak Krakatau Alami 12 Kali Erupsi Beruntun pada Sabtu Malam

Alnet | VULKANOLOGI & BENCANA ALAM · NASIONAL
JAKARTA | Minggu, 1 November 2026 | Redaksi Alnet
Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) mencatat 12 kali erupsi beruntun Gunung Anak Krakatau pada Sabtu malam, 31 Oktober 2026.

JAKARTA - Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) melaporkan adanya aktivitas vulkanik signifikan yang terjadi di Gunung Anak Krakatau. Berdasarkan catatan pos pengamatan, gunung api aktif di Selat Sunda tersebut mengalami rentetan erupsi sebanyak 12 kali secara beruntun pada Sabtu malam (31/10/2026).

Aktivitas erupsi tersebut tercatat berlangsung secara intensif mulai pukul 18.30 WIB hingga pukul 20.39 WIB. Masyarakat, nelayan, serta wisatawan diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan dan tetap mematuhi radius aman yang telah ditetapkan oleh instansi berwenang.

Catatan Rangkaian Erupsi Beruntun

Berdasarkan laporan resmi PVMBG, letusan terjadi secara berturut-turut dalam rentang waktu sekitar dua jam. Erupsi ini memuntahkan material vulkanik serta abu vulkanik ke udara, yang terpantau jelas melalui peralatan pemantauan instrumen kegempaan di pos pengamatan.

Peningkatan aktivitas vulkanik ini menjadi perhatian serius bagi otoritas keselamatan penerbangan dan pelayaran di sekitar perairan Selat Sunda, mengingat karakteristik Gunung Anak Krakatau yang dinamis.

๐Ÿ“Œ Ringkasan Aktivitas Vulkanik Gunung Anak Krakatau:
  • Waktu Kejadian: Sabtu, 31 Oktober 2026.
  • Durasi Erupsi: Pukul 18.30 WIB s.d. 20.39 WIB.
  • Jumlah Letusan: Tercatat 12 kali erupsi susul-menyusul secara beruntun.
  • Lembaga Pemantau: Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG).

Imbauan Keselamatan dan Radius Aman

Mengingat status aktivitas vulkanik yang masih fluktuatif, PVMBG mengimbau masyarakat umum, pengunjung, wisatawan, maupun pelaku pelayaran agar tidak mendekati kawasan kawah Gunung Anak Krakatau dalam radius yang telah direkomendasikan.

Masyarakat di wilayah pesisir sekitar Selat Sunda juga diminta untuk tetap tenang, tidak terpancing oleh berita bohong (hoaks), serta senantiasa memantau perkembangan informasi resmi seputar aktivitas vulkanik hanya melalui kanal resmi Badan Geologi dan BMKG.

Catatan Redaksi: Laporan aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau ini dihimpun berdasarkan data pemantauan resmi PVMBG per Sabtu malam, 31 Oktober 2026. Situasi pemantauan terus diperbarui secara berkala.

Sumber Informasi: PVMBG / Badan Geologi | Redaktur: Tim Alnet

Label: Gunung Anak Krakatau, PVMBG, Erupsi, Vulkanologi, Selat Sunda, Bencana Alam, Berita Nasional

Berita Internasional Internasional Berita Nasional Berita Nasional Berita Budaya Budaya Berita Batang Batang Berita Jawa Tengah Jawa Tengah Berita Komunitas Komunitas Berita Jakarta Jakarta Berita Peristiwa Peristiwa Berita Ekonomi Ekonomi

Pantura

Show More

Trending Topik Pekalongan

Show More