● ... • ... •
f wa X

Tanggul Jebol Diterjang Lahar Dingin Semeru, Warga Tempursari Lumajang Butuh Evakuasi Darurat

​
Alnet | BENCANA ALAM & PERISTIWA · LUMAJANG
LUMAJANG, Jawa Timur | Senin, 2 November 2026 | Redaksi Alnet

Banjir lahar dingin Gunung Semeru menerjang wilayah Kabupaten Lumajang pada Senin pagi, 2 November 2026, memicu robohnya tanggul Sungai Glidik Permalu.

LUMAJANG – Kawasan lereng Gunung Semeru kembali dilanda bencana alam setelah banjir lahar dingin menerjang sejumlah wilayah di Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, pada Senin pagi (2/11/2026). Tingginya intensitas curah hujan di puncak gunung memicu luapan air bervolume besar yang berakibat pada jebolnya infrastruktur tanggul penahan air.

Berdasarkan laporan dan dokumentasi visual yang diterima Tim Alnet, luapan air bah membawa material vulkanik serta arus deras yang mengancam keselamatan warga di sekitar lokasi kejadian.

Tanggul Sungai Glidik Permalu Roboh

Dampak terparah akibat terjangan air bah tersebut dilaporkan berlokasi di Dusun Pasir Rejo, Desa Purorejo, Kecamatan Tempursari, Kabupaten Lumajang. Arus deras lahar dingin membuat struktur tanggul Sungai Glidik Permalu tidak mampu menahan volume air hingga akhirnya jebol dan merendam area pemukiman warga.

Rekaman video amatir yang dibagikan oleh warga memperlihatkan detik-detik aliran air berwarna cokelat pekat menerjang infrastruktur pinggir sungai dengan kekuatan besar.

Ringkasan Kejadian Banjir Lahar Dingin Semeru:
  • Waktu Kejadian: Senin pagi, 2 November 2026.
  • Lokasi Terdampak: Dusun Pasir Rejo, Desa Purorejo, Kecamatan Tempursari, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur.
  • Penyebab Utama: Tingginya curah hujan memicu luapan lahar dingin Gunung Semeru.
  • Kerusakan Infrastruktur: Robohnya tanggul Sungai Glidik Permalu.

Desakan Evakuasi Warga dan Respons Cepat

Melihat situasi darurat di lapangan, sejumlah warga sempat melakukan siaran langsung (live streaming) melalui platform media sosial untuk meminta pertolongan darurat serta bantuan evakuasi kepada pihak berwenang. Komunitas masyarakat lokal bergerak cepat dengan menyebarkan informasi darurat ini agar segera mendapat perhatian dari satuan tugas penanggulangan bencana dan pemerintah daerah.

Solidaritas antarwarga ("warga jaga warga") tampak menonjol dalam upaya saling mengabarkan kondisi terkini dan mendesak evakuasi cepat bagi warga yang terjebak di sekitar lokasi luapan.

Catatan Redaksi: Warga yang tinggal di sepanjang aliran sungai berhulu di Gunung Semeru diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan tinggi mengingat potensi cuaca ekstrem susulan masih dapat terjadi sewaktu-waktu.

Sumber Informasi: Laporan Warga & Jaringan Tim Alnet | Redaktur: Tim Alnet

Label: Gunung Semeru, Lumajang, Banjir Lahar Dingin, Tempursari, Purorejo, Bencana Alam, Jawa Timur

Berita Internasional Internasional Berita Nasional Berita Nasional Berita Budaya Budaya Berita Batang Batang Berita Jawa Tengah Jawa Tengah Berita Komunitas Komunitas Berita Jakarta Jakarta Berita Peristiwa Peristiwa Berita Ekonomi Ekonomi

Pantura

Show More

Trending Topik Pekalongan

Show More